1640
3
Hari pertama di perusahaan penerbitan, Shоtа Tendo langsung jatuh cinta pada mentornya, Yui Yamanobe yang memukau. Dengan dada lebih dari 90 cm, pinggang ramping, kaki panjang jenjang, dan kecantikan nyaris ilahi — dia adalah godaan murni. Tapi Yui bukan sekadar tubuh: editor tahun kelima, penanggung jawab beberapa karya laris, selalu rendah hati dan hangat pada Shоtа, menjadi bos yang mengagumkan sekaligus wanita impiannya. Semakin lama bekerja bersama, semakin dekat hubungan mereka. Namun Shоtа yang tak berpengalaman dalam cinta tak berani melangkah, apalagi setelah Yui curhat tentang ketidakamanan romantisnya sendiri. Kesempatan datang berupa perjalanan dinas untuk pemotretan gravure. Untuk melindungi Yui dari fotografer mesum Kawakita — yang jelas ingin membuatnya mabuk agar bisa menidurinya — Shоtа minum terlalu banyak dan pingsan. Bangun dalam keadaan mabuk, dia melihat ranjang Yui kosong. Terdengar suara basah dari kamar mandi. Mengintip dari celah pintu, hatinya hancur: Yui dan Kawakita telanjang bulat, tenggelam dalam seks kasar dan penuh gairah. Mengejutkannya, Yui sama sekali tak melawan — malah menerima setiap dorongan dan sentuhan dengan sukarela, mengerang nikmat. Saat keluar dari shower masih basah, mereka saling serbu dalam ciuman lapar. Mimpi buruk Shоtа baru saja dimulai.